Monday, February 04, 2008

Stardust


"Yes, I know that love is unconditional. But I also know that it can be unpredictable, unexpected, uncontrollable, unbearable, and, well, strangely easy to mistake for loathing." - Yvainne, Stardust

Stardust (2007) adalah film yang dibuat berdasarkan novel karya Neil Gaiman. Pertama kali membaca novel itu, aku agak kecewa. Habis, ceritanya simpel banget. Kalau dibandingkan dengan Neverwhere (novel pertama Neil Gaiman yang kubaca), kok kayaknya kebanting banget ya? Ternyata, aku salah. Aku yang imajinasinya kurang top. Saat Stardust difilmkan, (di mana Neil Gaiman juga ikut dalam proses produksinya) aku baru menyadari satu hal: Neil Gaiman punya imajinasi yang sangat kreatif dan original. Benar-benar luar biasa. TOP banget.

Kisah Stardust memang bisa dikatakan simpel dan tidak berbelit-belit. Ada tiga kisah sendiri-sendiri, yang akhirnya bertemu di klimaks cerita. Yang pertama adalah tentang Tristan Thorn, seorang anak laki-laki culun yang belum pernah berhasil seumur hidupnya. Istilahnya, rada loser. Dia tinggal bersama ayahnya dan jatuh cinta pada gadis tercantik di desa mereka, Victoria. Suatu hari waktu melihat sebuah bintang jatuh, Tristan melamar Victoria dengan berkata bahwa dia akan membawakan bintang itu pada Victoria. Waktu pulang, dia curhat pada ayahnya. Tahu-tahu saja ayahnya mengatakan bahwa dia mempunyai seorang ibu, dan memberikan barang-barang yang diberikan oleh ibunya pada Tristan, termasuk sebuah lilin hitam (yang kemudian disebut sebagai Babylon Candle). Menurut surat dari ibunya, Tristan akan bertemu dengan ibunya kalau menyalakan lilin hitam itu sambil memikirkan ibunya. Maka Tristan pun menyalakan lilinnya sambil memikirkan ibunya, tapi tahu-tahu pikiran tentang Victoria dan bintang jatuh terlintas dan PLOP! Tahu-tahu saja dia sudah jatuh di atas seorang gadis cantik banget. Belakangan barulah dia tahu, ternyata cewek cantik ini adalah si bintang jatuh dan bernama Yvaine. Tristan pun membawa Yvaine untuk ditunjukkan pada Victoria, namun di tengah jalan dia dan Yvaine saling jatuh cinta.

Kisah kedua adalah mengenai tahta kerajaan Stormhold. Stormhold adalah kerajaan dongeng yang terletak di luar desa yang didiami Tristan. Istilahnya, desa Tristan itu adalah desa di dekat perbatasan antara Inggris dan Stormhold. Raja Stormhold sudah hendak wafat dan mengumpulkan anak-anaknya yang tersisa. Ternyata tradisi di kerajaan itu adalah, para anak-anak raja saling bunuh membunuh sampai tersisa satu orang yang akan diangkat menjadi raja. Nama anak-anak raja pun lumayan konyol, seperti anak pertama dinamai Primus, anak kedua Secundus dan seterusnya. (Sama saja dengan orang Jepang menamai anak pertama mereka Taro, anak kedua Jiro, anak ketiga Saburo.) Raja Stormhold berkata sebelum wafatnya, bahwa yang menjadi raja adalah yang berhasil mendapatkan kalung kerajaan. Setelah mengatakan demikian, Raja pun melepaskan kalungnya, yang langsung terbang ke angkasa dan menghantam sebuah bintang, sebelum akhirnya jatuh bersama-sama ke bumi. Ternyata, bintang itu adalah Yvaine, yang kemudian menemukan kalung itu dan mengalungkannya ke lehernya sendiri. Akibatnya, Yvaine pun dikejar-kejar oleh para anak-anak raja, yang sambil mencari kalung sambil berusaha membunuh saudara sendiri.

Kisah ketiga adalah tentang tiga ratu penyihir bernama Lamia, Momo dan Empusa. Usia mereka sudah sangat tua, tapi usia dan kekuatan mereka tetap bisa dipertahankan karena mereka pernah menipu bintang yang pernah jatuh dan mengambil hati si bintang untuk dimakan. Melihat bintang jatuh kali ini, mereka pun berniat untuk mendapatkannya lagi. Maka dikirimlah Lamia, yang langsung menggunakan potongan hati bintang yang terakhir untuk mendapatkan kekuatan dan kemudaan supaya mempermudah usahanya mendapatkan hati bintang.

Kisah dongeng romantis ini lebih menarik daripada dongeng-dongeng pada umumnya karena dihiasi dengan berbagai kelucuan yang tidak diduga-duga, sehingga lebih pantas disebut dongeng komedi romantis. Akting para pemeran pun sangat bagus, terutama Tristan yang awalnya loser banget, tidak diduga-duga bisa keren juga. Inilah daftar jajaran pemeran dalam film ini:

Pemeran utama
Charlie Cox as Tristan Thorn
Claire Danes as Yvaine
Michelle Pfeiffer as Lamia
Mark Strong as Septimus
Jason Flemyng as Primus

Pemeran pembantu yang nggak kalah keren
Robert de Niro as Captain Shakespeare
Peter O'Toole as King Stormhold
Rupert Everett as Secundus
Ricky Gervais as Ferdy the Fence
Ian McKellen as Narrator

Ngomong-ngomong soal Ian McKellen. Kalau dipikir-pikir, sepertinya dia nggak pernah absen dari film-film fantasi selain Harry Potter (sangat disayangkan, karena dia bisa jadi Dumbledore yang adorable banget) dan Eragon. Mungkin bisa dibilang dia spesialis film-film fantasi ya? Well, penampilannya memang juga selalu ditunggu-tunggu di setiap film. Dengan akting, postur dan suara keren gitu, mana mungkin nggak mengesankan?

Ending-nya Stardust tidak terlalu mengejutkan, biasa-biasa saja. Tapi juga memuaskan, sebagaimana film-film yang berakhir happily ever after pada umumnya. Tapi seperti kata pepatah "journey is more important than destination" crap (aku nggak ingat persisnya sih), yang lebih penting adalah keseluruhan film, bukan ending-nya.

Wednesday, January 23, 2008

Out

by Natsuo Kirino

Out karya Natsuo Kirino adalah salah satu novel Jepang yang cukup menggemparkan saat diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama di Indonesia pada bulan April tahun 2007. Novel berjenis suspense ini pernah menjadi finalis Edgar Award dan meraih penghargaan sebagai pemenang Japan Grand Prix for Crime Story.

Novel setebal 576 halaman ini mengisahkan tentang Masako, seorang pegawai shift malam di perusahaan pembuatan kotak makanan alias bento. Masako orangnya pendiam, tapi selalu bisa diandalkan. Suatu malam dia mendapat telepon dari rekan kerjanya, Yayoi, yang tanpa sengaja telah membunuh suaminya. Dengan tenang Masako pun membuat rencana untuk menyingkirkan mayat suami Yayoi, dengan bantuan dua rekan kerjanya yang lain yaitu Yoshie dan Kuniko. Namun tak disangka, kecerobohan Kuniko membuat tindakan mereka nyaris ketahuan.

Polisi pun mencurigai Satake, seorang pemilik kelab malam yang pada malam sebelumnya sempat bertengkar dengan Kenji, suami Yayoi. Karena semua bukti memberatkannya, Satake pun ditangkap dan dia kehilangan seluruh harta bendanya dalam semalam. Satake menjadi dendam, dan memutuskan untuk membongkar semua itu dengan seluruh kekayaannya yang masih tersisa.

Novel yang benar-benar bagus. Cara Natsuo Kirino menggambarkan kehidupan wanita-wanita Jepang yang begitu tegar, membuat kita menaruh simpati. Bahasanya pun tidak vulgar, padahal ada tokoh Satake yang memiliki orientasi seks yang mengerikan. Kalau Anda senang membaca novel-novel tegang, maka novel ini harus Anda miliki!

Tuesday, January 22, 2008

Lion King

Everything the light touches is our kingdom. - Mufasa, Lion King 1

Bicara tentang film animasi Disney, nggak mungkin lepas dari film animasi yang satu ini. Lion King (1994) adalah film animasi tersukses pada zamannya, mengisahkan tentang Simba, si anak raja singa yang terbuang, berdasarkan cerita Shakespeare yaitu Hamlet.

Simba adalah putra tunggal Mufasa, si raja singa yang berdiam di Pride Lands di Africa. Waktu kecil dia sangat polos dan percaya pada siapa saja, termasuk Scar, pamannya yang sudah diasingkan dari Pride Rock. Scar mencoba menjebaknya sehingga masuk ke kuburan gajah dan nyaris dimangsa oleh tiga hyena yang buas. Akibatnya, Mufasa marah besar dan menyerang Scar. Scar yang semakin mendendam, tidak berputus asa dengan rencananya. Sekali lagi dia menjebak Simba agar terinjak-injak gerombolan ternak liar. Namun lagi-lagi Mufasa menyelamatkan Simba, namun kali ini Mufasa terpaksa mengorbankan nyawanya sendiri, didorong oleh Scar ke depan gerombolan ternak liar yang sedang berlari. Scar pun semakin menanamkan racunnya, dengan memaksa Simba mengasingkan diri dari Pride Lands.

Simba pun berlari meninggalkan Pride Lands. Di tengah gurun dia pingsan, namun ditolong oleh seekor merkaat bernama Timon dan babi hutan bernama Pumbaa. Ketiganya pun menjadi sahabat akrab. Simba kehilangan kebuasannya dan hidup dengan riang bersama kedua sahabatnya, sampai Nala, sahabat akrabnya semasa kecil, menemukannya waktu berburu. Nala pun bercerita tentang kondisi Pride Lands yang sudah semakin memburuk sejak Scar bercokol. Makanan semakin sedikit sampai-sampai Nala harus berburu di luar Pride Lands. Simba merasa ragu-ragu untuk kembali, namun akhirnya dia bertemu dengan Rafiki, kera bijak yang akhirnya menyadarkannya dengan takdirnya sebagai raja.

Film animasi ini memang luar biasa, didukung oleh Matthew Broderick sebagai Simba, James Earl Jones sebagai Mufasa dan Jeremy Irons sebagai Scar. Suara Timon diisi oleh Nathan Lane sedangkan suara Pumbaa diisi oleh Ernie Sabella. Kemudian masih ada pula pendukung-pendukung terkenal yang bersedia menyumbangkan suaranya, seperti Moira Kelly sebagai Nala, Rowan Atkinson sebagai Zazu si burung beo penasehat Mufasa, Whoopie Goldberg sebagai Shenzi si pemimpin hyena, Robert Guillaume sebagai Rafiki dan tentu saja Elton John dengan lagunya Circle Of Life yang berhasil menyabet piala Oscar dan Can You Feel The Love Tonight.

Kesuksesan film Lion King ini pun melahirkan sekuel Lion King 2: Simba's Pride yang hanya beredar di VHS/DVD, mengisahkan tentang kisah romantis antara Kiara, putri Simba, (suaranya diisi oleh Neve Campbell) dengan Kovu (suaranya diisi oleh Jason Marsden). Meskipun tidak panjang, sekuel ini cukup bagus dan berhasil memuaskan para penggemar setia Lion King.

Yang paling menonjol dalam serial Lion King ini adalah tokoh Timon dan Pumbaa, yang membuat Disney merilis serial teve tentang mereka berjudul Lion King's Timon and Pumbaa yang berfokus pada kedua tokoh ini dan film Lion King 1 1/2 (juga dikenal sebagai Lion King 3: Hakuna Matata), yang menceritakan kisah Lion King pertama dari sudut pandang kedua tokoh culun ini. Memang kedua tokoh ini kocak banget dan sangat adorable, membuat kita tidak pernah bosan mengikuti petualangan mereka.

Sebagai penutup, biarlah saya menyertakan lirik lagu "Hakuna Matata".

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Hakuna Matata
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Hakuna Matata! What a wonderful phrase
Hakuna Matata! Ain't no passing craze
It means no worries for the rest of your days
It's our problem-free philosophy
Hakuna Matata!

Hakuna Matata?

Yeah. It's our motto!

What's a motto?

Nothing. What's a-motto with you?

Those two words will solve all your problems

That's right. Take Pumbaa here
Why, when he was a young warthog...

When I was a young wart hog

Very nice

Thanks

He found his aroma lacked a certain appeal
He could clear the savannah after every meal

I'm a sensitive soul though I seem thick-skinned
And it hurt that my friends never stood downwind
And oh, the shame He was ashamed
Thought of changin' my name What's in a name?
And I got downhearted How did ya feel?
Everytime that I...

Hey! Pumbaa! Not in front of the kids!
Oh. Sorry

Hakuna Matata! What a wonderful phrase
Hakuna Matata! Ain't no passing craze

It means no worries for the rest of your days

It's our problem-free philosophy
Hakuna Matata!
Hakuna Matata! Hakuna matata!
Hakuna Matata! Hakuna matata!
Hakuna Matata! Hakuna matata!
Hakuna Matata! Hakuna--

It means no worries for the rest of your days

It's our problem-free philosophy
Hakuna Matata!
(Repeats)

I say "Hakuna"
I say "Matata"